-->

Anthea Mawar

Posted by NURDANI on Wednesday, December 19, 2018

Sebuah Pengantar untuk Antologi Sajak Karya Wildan Syakirin


Berani bicara jujur pada ungkapan kata-kata pada sajak-sajak pembuka.

Terus terang, pilihan puisi-puisi Anthea Mawar ini membuat saya kesulitan membatasi keliaran imajinasi saya sendiri. Setengah mati saya mencoba membaca secara harfiah tapi tetap saja saya terjebak dengan imajinasi vulgar konvensional yang tercipta dari larik-lariknya.

Sebagai pembaca puisi, bentuk dan strukturnya memberikan tantangan lebih untuk bisa dipanggungkan.

Tetapi pada akhirnya, cukup melegakan saya pada bagian katarsis. Penuturan yang dipilih terasa bijak dan mencerahkan. Mengembalikan kita lagi pada jalur menuju pulang.

Previous
« Prev Post

Related Posts

10:06:00 PM

0 komentar:

Post a Comment